RSS

kumpulan motivasi mario teguh

Kita menilai diri dari apa yang kita pikir bisa kita lakukan, padahal orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita lakukan. Untuk itu apabila anda berpikir bisa, segeralah lakukan

Bukan pertumbuhan yang lambat yang harus anda takuti. Akan tetapi anda harus lebih takut untuk tidak tumbuh sama sekali. Maka tumbuhkanlah diri anda dengan kecepatan apapun itu.

Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan bila anda sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan anda

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil

Anda hanya dekat dengan mereka yang anda sukai. Dan seringkali anda menghindari orang yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah Anda akan mengenal sudut pandang yang baru

Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan

Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan

Jangan menolak perubahan hanya karena anda takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya anda merendahkan nilai yang bisa anda capai melalui perubahan itu

Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila cara-cara anda baru

Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap anda salah

Orang lanjut usia yang berorientasi pada kesempatan adalah orang muda yang tidak pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi pada keamanan, telah menua sejak muda

Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan punya kesempatan untuk bersikap berani

Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.

Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian anda dapat

Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan

sumber: http://salamsuper.com/kumpulan-tips-tips-motivasi-mario-teguh/

 
Leave a comment

Posted by on October 2, 2011 in Uncategorized

 

wanna

i d0n’t kn0w that be mind. Beginning fr0m my bad mind if i’m just a bad girl. Hmmm, feel shy. Fear of all. M0re have many, m0re have fear to l0ses. S0metimes, to surrender fully many things. As like as the river water flows to the sea. I am n0t g0od pers0n. Yes, m0re have aware haven’t g0od attitude. N0t pr0per to have many special things. While i disappearance to have l0st happiness time, just my tears to wet my face, n while it happen, available ann0yed then available aware that all happiness indeed n0t f0r me.😉 feel sufficient lucky while s0me0ne and many people wh0 can make a smile.. S0metimes, wanna to reincarnate be a baby. Hoh0 it’s imp0ssible. Wanna repeat all bad fact. 0r God please give me m0re time f0r says s0rry, thanks, n will keep all. M0re t0 change fr0m smallest things.

 
Leave a comment

Posted by on July 28, 2011 in Uncategorized

 

simple

after get bad dream in this night. Have aware to be better in the future. H0w feel time in the life s0 valueable. G0d,wanna c0me back to Your a way. N wanna he can be my guider cause his can make me be calm. All of mistake may try change to useful attitude.:) may have understand if present of problems as mature t0ols. God,please give us policy prudence. May Allah bless my expectation.😉 AIR01012011

 
Leave a comment

Posted by on July 28, 2011 in Uncategorized

 

cuma isengggggggg…

Pooolllliiiiiinnnnggggggg…..

Sikap yang Harus dihindariiiiiiii……. JJ

 

  1. 1.  Pembohong

Hei Reader……

Jangan suka bohong. Ribet pula kalo jadi tukang bohong. Karena satu kebohongan tak kan mampu ditutupi hanya dengan satu kebohongan yang ada. Jadi satu kebhongan itu mampu menimbulkan berbagai kebohongan lainnya. Lagi pula hidup itu enakan jujur lagihhhhhhh. Mau ngapain aja enak. Terserah orang mau ngomong apa tentang kejujuran kita. Oia reader….. zaman sekarang jarang atau gak ada yah namanya bohong putih alias bohong demi kebaikan. Yang namanya bohong itu pasti akan ada pihak yanng tersakiti jika pihak tersebut mengetahuinya. So,,,,,,, ayo jujur dari sekarang. JJ

 

  1. 2.  Penjilat

Sobat reader semua,,,,, jujur yah mungkin ini diliat dari kacamata saya sebagai author tulilsan di blog ini. saya GA SUKA MA PENJILAT!!!!!!!!!!!! Oooooops nanti dulu, penjilat yang dimaksud yaitu orang yang mendekati orang lain hanya untuk memanfaatkannya, namun jika sang penjilat merasa orang tersebut tidak dibutuhkan lagi, maka akan segera dibuang mentah-mentah, dijauhi, dan yang lebih parah dia akan menncari mangsa baru L…. itu namanya gak tulus sob…. yaaaahhhhh,,, bersilaturahmilah karena Allah. Sesungguhnya kebaikan dan segala kemudahan itu datangnya dari Allah. Jadi kalo kamu ngerasa temen atau siapapun udah gak nguntungin lagi buat kepentingan pribadi, jangan putus hubungan silaturahmi…… ayo belajar tulus. Toh, akan ada yang Maha Menilai dengan keadilan. JJ

 

  1. 3.  Cari Muka

Beeeeeeuuuuuuh………. males banget rasanya ngeliat orang yang hobinya cari muka……….. mank dia gak punya muka apah…. hehe…. “kidding”. Yah… yang saya maksud dengan orang yang suka cari muka itu,, selalu ingin tampil baik atau perfect jika di depan orang tertentu ajah. Huuuuaaaahhhh… bingung ngehadepin orang tipe ini. Kacau….kacau.. yaaaaahhhh. Tapi saya Cuma bisa bilang kalo secerdas apapun orang yang menyembunyikan bangkai, akan tercium juga kok baunya. Tinggal nunggu timing yang teppat ajjjah…

 

  1. 4.  Ceplas-Ceplos

Naaaaaahhhhh ini tipe selanjutnya…. ceplas-ceplos di sini ditujukan untuk orang yang doyannya ngoceh ajahh.. hihi… kadang dia, kamu, atau semuanya nganggap orang tipe ini lucu… semuanya diomongin, dari hal penting sampai hal yang tidak penting sama sekali. Hobinya ngomentarin orang lain tanpa peduli sama perasaan orang tersebut, menilai orang lain, dan merasa dirinya paling perfect tanpa celah….. huaaaaaah,,, kalau saya liat orang tipe kayak gini sih kasian… yah kasian karena mayoritas orang-orang di sekitarnya pasti gak nyaman. Kasian karena dia gak tahu klo banyak orang yang gak suka sama dia. Yaaaahhhh… mungkin buat reader yang penah kenal sama tipe kayak gini, sebaiknya diingatkan. Toooh kasian kan seandainya dia tahu bahwa hampir semua orang tidak suka dengan sikapnya. Yang perlu ditekankan adalah pentingnya menjaga perasaan orang lain. Karena perasaan itu begitu sensitif. Gak semua orang kondisinya lagi bisa diajak becanda pada saat tersebut….. jadi posisikanlah diri anda pada posisi orang lain…. J

 

  1. 5.  Iri Hati

Waaaaah berbicara masalah hati…. sobat reader semua…. kacau banget deh menghadapi orang tipe iri hati itu… gak bisa liat orang seneng. Maunya kesenangan puncak itu hanya untuk dirinya sendiri… waaah…wahhhh… biasanya orang yang punya sikap kayak gini hidupnya gak akan, dan parahnya adalah sebelum tidur pasti dia memikirkan bagaimana cara mengalihkan kebahagiaan orang lain agar dapat menjadi miliknya seutuhnya…  sobat reader,,, percayalah bahwa semuanya ini sudah diatur oleh Allah. Gak selamanya kita bahagia, dan gak selamanya pula kita sedih melulu… semua itu ada saaatnya…. yang pening adalah bersyukur atas apa yang telah dimiliki. “Lainsyakartum laajidannakum”….. J

 

 

Hei-hei sobat reader… itu sekian tulisan saya… wah…. jangan tersinggung yaaaaahhhhhh… apalagi maraaaahhhhh…. oooooooppppppsssss, karena kalo tersinggung berarti kamu termasuk tipe tersebut… tapi kalo seandainya kamu punya tipe kayak gitu,, ayoooo rubah dooong sob… pasti bisa kok.. dan dijamin nanti kamu bakal punya banyak temen yang tulus sama kamu… gak percaya????? Ayo buktiin…. karena untuk merubah orang lain itu dimulai dari merubah diri sendiri dulu… keep smile friend… JJJJ

Byeeeeee…bye… sampai ketemu ditulisan berikutnya..

 
2 Comments

Posted by on May 31, 2011 in Uncategorized

 

kisah cinta romantis

Tidak hanya manusia yang dianugerahi cinta,hewanpun demikian.Kisah di bawah ini menggambarkan betapa cinta mampu membuat makhuk menjadi tegar,menjadi kuat dan bisa bertahan.Cinta mampu memberikan semangat untuk selalu berusaha dan bertahan sampai titik darah penghabisan.Kisah dari sepasang kadal ini adalah gambaran cinta tulus yang tidak mengharap imbalan apa2,cinta yang benar bisa memberikan semangat.Bagaimana dengan manusia?masihkah ada cinta yang tulus?Masihkah ada cinta yang bersih dan memberikan semangat seperti kisah sepasang kadal ini.Baca cuplikan kisahnya di bawah ini.
Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang. Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok.Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

“Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun?”

Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya …. astaga!!Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun. Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

http://linggars.com/kisah-cinta-seekor-kadal-yang-terjepit-paku-selama-10-tahun.html

 
Leave a comment

Posted by on May 25, 2011 in Uncategorized

 

Naskah Drama

Belajar itu Perlu”

Karya        : Siti Humairoh

Tiga pelajar duduk di dalam mall sambil bercengkrama.

Tya                  : “Hey, kenapa lu diem aja? Nyesel diajak bolos sama gw?”

Rada                : “heuh (menarik nafas) santai sob, gw gak kenapa-kenapa kok. (sambil menepuk bahu Tya). Gw juga boring banget ma suasana sekolah”.

Mereka memperhatikan orang-orang yang lewat di hadapan mereka sambil menghabiskan es krim. (Efek jilat es krim).

Sasya               : “Tya, Rada emang kenapa sih kalian pada bolos sekolah? (tanya Sasya polos) kalo aku mah seneng banget sekolah (sambil membenarkan kacamata)”.

Tya                  : “Sasya…. plis deh”. (kompak)

Sasya               : “Huft, dari pada ribut di sini, mending temenin aku beli buku yuk di Gramedia”.

Tya                  : “Males ah”.

Rada                : “Yups, gw juga males”.

Sasya               :”Pliiisss”. (Memohon sambil mengangkat kedua telapak tangan).

Rada                : “Oh tidak bisa”.

Sreeeeeeeeeeet..

(Backsound Lagu Ran-Pandangan Pertama)

Tiba-tiba lewat seorang lelaki muda tampan dengan kemeja hitam. Tampak mapan dan menarik. Lelaki tersebut berhasil menarik perhatian mereka.

Sasya               :  “Hey Tya, Rada, cowoknya cakep”.

Tya                  : “waaaw…. He’s so exciting”.

Rada                : “Hayuk buruan kita ikutin ke mana dia pergi”.

Secepat kilat (efek kilat) mereka bertiga pergi menyelinap diam-diam. Mengikuti setiap jejak langkah pria itu (efek orang lari). Dikarenakan terlalu terburu-buru, alhasil mereka menabrak seorang ibu-ibu.

Gubraaaaaaaaak (suara belanjaan ibu tersebut jatuh). Lalu terlihat beberapa  baju bayi, popok, dan buku tebal tentang Bahasa Indonesia). Tya dan Rada langsung diam seribu bahasa. Yaaaaaaa…….. hal itu dikarenakan mereka telah mengetahui bahwa ibu yang mereka tabrak adalah Ibu Jonas, guru bahasa Indonesia di sekolah mereka yang sedang cuti melahirkan.

Rada                : “eh….. Ibu Jonas. (dengan nada merendah)

Sasya               : “Wah belanjaannya pada berantakan, maaf ya bu”.

Ibu                   : “Loh? Ini kan jam sekolah. Kalau ga salah, ini jam ngajar saya kan? Pelajaran Bahasa Indonesia? Iya kan?”

Ketiganya        :”Iya bu….. maaf”.  (Mereka tertunduk malu)

Ibu                   : “Ga enak ngobrol di sini sambil berdiri. Yuuuuuuk kita ke bangku sebelah sana”.

Lalu  mereka berempat menuju bangku di bagian pojok  mall.

Ibu                   :”Kalian kenapa ada di sini? Bolos?” (tanya ibu Jonas sambil memandang mata ketiganya).

Tya                  :”Iya bu”.

Ibu                   : “Lalu bagaimana dengan UN kalian yang sebentar lagi datang? Terutana Bahasa Indonesia. Kalian nganggap remeh ya?” (Dengan nada kecewa).

Tya                  : “Engga kok bu, tapi kita di sini bosen sama suasana sekolah. Terutama guru pengganti ibu selama cuti. Gurunya Cuma duduk, ngasih soal, terus pergi tanpa ngasih pejelasan yang konkrit”.

Sasya               :”Iya bu. Beda banget sama ibu. Ayo bu ngajar lagi”. (bujuk sasya dengan semangat).

Ibu                   : “Nak, apa yang membedakan ibu dengan guru pengganti yang sekarang?”

Sasya               :”Aku suka dengan gaya ngajar ibu yang komunikatif”.

Rada                : “Bukan hanya itu bu, tapi ibu juga kreatif dan kita nyaman kalo diajar ibu”.

Ibu                   : “Sayang,,, Ibu Reni juga enak ngajarnya tapi mungkin tidak mampu mengkomunikasikannya dengan baik kepada kalian”.

Tya                  : “Iya si bu, tapi masih  enakan diajar sama ibu. Oia anak ibu laki-laki atau perempuan?”

Ibu                   : “Oh anak ibu Laki-laki. Namanya Maulana Ibrahim”.

Sasya               : “Waaaahhh pasti lucu banget. Kok ga dibawa bu?”  (tanya Sasya polos).

Ibu                   : “Si dedenya lagi sama ayahya, makanya bisa ibu tinggal”.

Rada                : “Ibu kapan ngajar kita-kita lagi?”

Ibu                   : “Insyaallah seminggu lagi ibu akan kembali ngajar”.

Rada                : “Janji ya bu?”

Ibu                   : “Iya sayang. Oia selagi ada di sini, baca buku sana di Gramedia”.

Ketiganya        :”Iya bu”. (Dengan semangat 45).

Rada                : “Makasih ya bu udah mau mengerti kami”.

Ibu                   : “Tapi itu semua ga gratis. Ada syaratnya”.

Ketiganya        : “Hah? Syarat? Apaan bu?”

Ibu                   : “Nilai UN Bahasa Indonesia kalian harus bagus ya”.

Rada                : “Ok deh bu”.

Ibu                   :” Yaudah sampai ketemu minggu depan”.

Ketiganya        :“Dah ibu”. (melambaikan tangan)

Mereka berjalan menuju toko buku. Ketika sedang melihat-lihat buku mereka terperangah.

Rada                : “Hey kalian tau kan itu cowok yang tadi?”

Yah. Benar saja. Ternyata laki-laki yang menarik perhatian mereka ada di dalam toko buku yang sama.

Sasya               :”Wah. Ga nyangka ya. Udah modis, keren, terus rajin baca buku juga”.

Tya                  ; “Ayo ayo… kita ikutin”.

Ketika sedang mengendap-endap. (efek warkop). Sasya tidak sengaja menyentuh buku dan tiba-tiba beberapa  buku pajangan jatuh. (efek buku jatuh).

Joko                 : “Wah kalian ada-ada aja. Kenapa bisa menjatuhkan ini semua?”

Mereka bertiga terperangah melihat kepada lelaki tersebut. Ternyata dia mau membantu merapihkan buku yang terjatuh.

Sasya               :”Maaf kak”.

Lelaki itu hanya tersenyum simpul melihat kelakuan ketiga gadis remaja itu.

Tya                  :” kakak mahasiswa?”

Joko                 ; “Bukan, saya guru de”.

Rada                : “Wah masih muda sudah jadi guru. Gak nyangka”. (efek terkesima).

Tya                  :”oh iya nama kakak siapa?”

Joko                 : “Nama saya Joko”.

Sasya               : (sambil berbisik-bisik) “Wah cakep-cakep kok namanya Joko?”

Rada                :”ssssttt….(sambil menyenggol Sasya) jangan kenceng-kenceng. Nanti kedengeran lagi”.

Tya                  : “Saya Tya, ini Rada dan Sasya”.

Joko                 : “Oh iya kalian kelas berapa?”

Rada                :”kita kelas tiga SMA kak”.

Joko                 :”Oh… bentar lagi UN dong?”

Tya                  :”wah kok tau kak?”

Joko                 :”yaiyalah tau kan saya juga guru. Oia de, belajar yang rajin yah. Belajar sejak dini itu perlu. Dulu waku kakak seumuran kalian, kakak udah kuliah semester empat”.

Sasya               : “Wah kok bisa kak?”

Joko                 : “Iya karena kakak ikut kelas akselersi de”.

Rada                :”Waw keren…”

Joko                 : “Ah biasa ajah. Makanya belajar yang rajin yah adik-adikku. Saya pergi dulu ya”.

Rada                :”Eh kak punya obeng ga?”

Joko                 :”Gak punya”. (Dengan wajah heran)

Rada                : “Kalo linggis?”

Joko                 :”gak juga, emang kenapa nanya gitu?” (Masih bingung).

Rada                :” Tapi kalo no hp punya dong?”

Joko                 :”Oh…ini kartu nama kakak”.

Rada                :”Makasih kak”.

Joko                 :”Sama-sama. Yaudah kakak pergi dulu ya”.

Tya                  :”Iya kak. Makasih ya”.

Joko                 :”Sama-sama”.

Lelaki tersebut pergi meninggalkan mereka bertiga. Dan mereka masih terperangah dengan pesona Joko.

 
Leave a comment

Posted by on May 24, 2011 in Uncategorized

 

Puisi Chairil Anwar

ü  AKU

Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

Maret 1943

ü  PRAJURIT JAGA MALAM

Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ?
Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,
bermata tajam
Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya
kepastian
ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini
Aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam
Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu……
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu !

(1948)
Siasat,
Th III, No. 96
1949

ü  MALAM

Mulai kelam
belum buntu malam
kami masih berjaga
–Thermopylae?-
– jagal tidak dikenal ? –
tapi nanti
sebelum siang membentang
kami sudah tenggelam hilang

Zaman Baru,
No. 11-12
20-30 Agustus 1957

KARAWANG-BEKASI

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi

(1948)
Brawidjaja,
Jilid 7, No 16,
1957

ü  DIPONEGORO

Di masa pembangunan ini
tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.

 

MAJU

Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.

Sekali berarti
Sudah itu mati.

MAJU

Bagimu Negeri
Menyediakan api.

Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditindas
Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai

Maju
Serbu
Serang
Terjang

(Februari 1943)
Budaya,
Th III, No. 8
Agustus 1954

ü  PERSETUJUAN DENGAN BUNG KARNO

Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji
Aku sudah cukup lama dengan bicaramu
dipanggang diatas apimu, digarami lautmu
Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945
Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu
Aku sekarang api aku sekarang laut

Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat
Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar
Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak & berlabuh

(1948)

Liberty,
Jilid 7, No 297,
1954

ü  PENERIMAAN

Kalau kau mau kuterima kau kembali
Dengan sepenuh hati

Aku masih tetap sendiri

Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi

Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani

Kalau kau mau kuterima kembali
Untukku sendiri tapi

Sedang dengan cermin aku enggan berbagi.

ü  HAMPA

kepada sri

Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti.
Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti.

ü  DOA

kepada pemeluk teguh

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu

Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh

cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhanku

aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku

aku mengembara di negeri asing

Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling

13 November 1943

ü  SAJAK PUTIH

Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda

Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku

Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Selama kau darah mengalir dari luka
Antara kita Mati datang tidak membelah

ü  SENJA DI PELABUHAN KECIL
buat: Sri Ajati

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

1946

 

ü  CINTAKU JAUH DI PULAU

Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak ‘kan sampai padanya.

Di air yang tenang, di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
“Tujukan perahu ke pangkuanku saja,”

Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang bersama ‘kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,
kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.

1946

ü  YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUS

kelam dan angin lalu mempesiang diriku,
menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin,
malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu

di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin

aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang
dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu;
tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang

tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku

1949

ü  DERAI DERAI CEMARA

cemara menderai sampai jauh
terasa hari akan jadi malam
ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin yang terpendam

aku sekarang orangnya bisa tahan
sudah berapa waktu bukan kanak lagi
tapi dulu memang ada suatu bahan
yang bukan dasar perhitungan kini

hidup hanya menunda kekalahan
tambah terasing dari cinta sekolah rendah
dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan
sebelum pada akhirnya kita menyerah

1949

 
Leave a comment

Posted by on May 18, 2011 in Uncategorized

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.